
Foto sumber: spesial princess
Gogali- Denpasar, 7 Januari 2026 — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Princess Nazarene Rambu Padu Djabu. Siswi SMP Bintang Persada Denpasar ini sukses mempertahankan gelar juara dalam Olimpiade Bahasa Inggris Denpasar Mengajar, membuktikan konsistensinya sebagai salah satu pelajar muda berprestasi di Kota Denpasar.
Kompetisi yang digelar pada 21 Desember 2025 tersebut mempertemukan pelajar-pelajar terbaik dari berbagai sekolah. Berstatus sebagai juara bertahan, Princess—peserta dengan nomor urut 07—menghadapi tekanan besar. Namun, ia justru tampil tenang dan fokus hingga akhirnya kembali mengamankan medali emas.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti kemampuan akademik, tetapi juga menunjukkan kematangan mental seorang pelajar SMP dalam menghadapi kompetisi tingkat kota. Prestasi tersebut semakin bermakna ketika pada 29 Desember 2025, Princess secara simbolis menyerahkan medali emasnya kepada orang tua sebagai hadiah akhir tahun—sebuah bentuk penghargaan atas dukungan keluarga selama perjalanan pendidikannya.
Rangkaian prestasi itu ditutup secara resmi pada 7 Januari 2026, saat orang tua Princess diundang panitia untuk menerima piala dan medali emas sebagai pengakuan formal atas keberhasilan sang putri dalam ajang bergengsi tersebut.
Di tempat terpisah, ayah Princess, Marthen Rowa Kasedu, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas capaian putri semata wayangnya. Marthen—yang juga dikenal sebagai Ketua III Flobamora Bali sekaligus Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Sumba Tengah Bali—menyebut tahun 2025 sebagai tahun penuh kejutan bagi keluarganya.
“Sepanjang 2025, Princess meraih lima medali emas di bidang Bahasa Inggris dan satu medali perak di bidang Biologi,” ujarnya singkat. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa bakat Princess tidak terbatas pada satu bidang saja, melainkan berkembang lintas disiplin ilmu—sebuah prestasi langka untuk siswa tingkat SMP.
Marthen juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari penyertaan Tuhan serta dukungan keluarga yang terus menguatkan semangat belajar anaknya. “Ini bukan hanya soal medali, tapi tentang proses, iman, dan kerja keras,” katanya.
SMP Bintang Persada Denpasar sendiri merupakan Sekolah Penggerak Angkatan I di Kota Denpasar dengan akreditasi A. Sekolah ini dikenal menerapkan Kurikulum Merdeka dan memberi ruang bagi pengembangan potensi siswa melalui pendekatan pembelajaran yang adaptif dan kreatif.
Kisah Princess Nazarene Rambu Padu Djabu menjadi inspirasi bahwa usia muda bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan lingkungan pendidikan yang mendukung, peran keluarga yang kuat, serta ketekunan belajar, pelajar SMP pun mampu bersinar dan mengharumkan nama sekolah serta keluarga di tingkat kompetisi yang lebih luas. red/Tim
Tidak ada komentar